Ternyata Ini Penyebab Mata Kita Sering Berkedut

 

Pernahkah Anda mengalami mata berkedut secara tiba-tiba?

Walau tidak menimbulkan nyeri, mata kedutan terkadang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya saat kita harus melakukan rapat dengan klien.

 

Gerakan mata tidak terkendali saat berkedut dapat terlihat seperti sedang mengedipkan mata berulang kali. Padahal, maksud mata Anda yang berkedip itu bukan bermaksud untuk menggoda seseorang.

 

Banyak pula mitos mengenai mata berkedut, mulai dari pertanda akan menangis hingga akan mendapat rezeki.

 

Sebenarnya ada penjelasan medis mengapa mata berkedut. Pemicunya karena kontraksi otot di mata yang tidak terkontrol.

 

Masalah pada mata ini berkaitan dengan gangguan saraf. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Penyebab paling umum, yaitu kelelahan.

 

Para ahli menyarankan tidur yang cukup untuk menghindari mata berkedut. Faktor lainnya, menurut WebMD adalah karena stres.

 

 

Banyak pikiran bisa membuat otot pada mata berkontraksi sehingga mata berkedut. Selain itu, konsumsi alkohol, tembakau, dan kafein secara berlebihan juga dapat membuat mata berkedut.

Anda cukup mencoba tidur lebih awal, mengurangi konsumsi kafein, dan menghindari stres untuk menghilangkan kedutan pada mata.

Meski demikian, jika kedutan terus menerus terjadi dan mulai mengganggu, sebaiknya Anda periksa ke dokter saraf.

Bisa jadi mata berkedut terkait gangguan saraf lainnya dan gangguan pada otak, seperti penyakit Parkinson.

 Inilah penjelasan ilmiah mengenai penyebab kedutan pada mata:

1. Konsumsi kafein berlebihan
Minum kopi atau minuman berkafein lainnya mungkin dapat membantu seseorang untuk lebih berkonsentrasi, namun aktivitas ini juga membuat otot kelopak mata bekerja lebih keras. Ketika terlalu banyak distimulasi dengan kafein, sel saraf pada kelopak mata akan merespon terlalu banyak dan kedutan pun secara tiba-tiba akan terjadi.

2. Stres dan cemas
Jika terlalu banyak bekerja dan berada di bawah tekanan, tingkat stres seseorang akan meningkat. Sementara kedutan merupakan salah satu konsekuensi dari stres. Sebuah studi menunjukkan, saat stres, gejala kedutan cenderung akan menjadi lebih buruk.

 

3. Mata tegang
Stres tidak hanya terjadi di keseluruhan tubuh, melainkan juga pada bagian-bagian tertentu yang spesifik. Jika digunakan secara berlebihan, misalnya terlalu banyak menatap layar komputer atau televisi, mata akan lebih mudah merasa lelah dan kedutan.

4. Kelelahan
Seringkali dikaitkan dengan stres, kurang tidur dapat mempengaruhi tubuh secara keseluruhan, termasuk kelopak mata. Tubuh yang lelah biasanya tidak dapat bekerja secara optimal dan menimbulkan gejala juga pada kelopak mata.

5. Alkohol dan tembakau
Seringkali konsumsi alkohol dan produk tembakau juga bisa menjadi penyebab dari kedutan. Tidak ada substansi khusus yang diketahui dapat memicu kedutan, namun pada sebagian orang konsumsi alkohol dan tembakau dapat memicu kondisi tersebut terjadi.

6. Iritasi permukaan mata
Bila bagian terluar mata mengalami iritasi, maka reaksi yang mungkin terjadi adalah kedutan. Kondisi seperti mata kering atau alergi bisa saja menyebabkan kedutan.

Leave a Comment