Sering Buang Air Kecil Bisa Jadi Gejala Penyakit Kronis

 

Frekuensi buang air kecil merupakan indikator kondisi hidrasi tubuh yang baik. Anda dikatakan normal ketika buang air kecil sekitar enam hingga delapan kali dalam jangka waktu 24 jam. Namun, jika terlalu sering buang air kecil, yakni di atas delapan kali dalam sehari, Anda harus mengetahui penyebabnya.

 
Beberapa alasan terjadinya hal tersebut bisa jadi karena Anda mengonsumsi terlalu banyak cairan atau kafein, yang merupakan diuretik dan mampu membuang cairan keluar dari tubuh.
 
Namun, sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda beberapa kondisi kesehatan yang serius, termasuk infeksi kandung kemih, gangguan prostat, gangguan jantung, kaki bengkak atau interstitial cystitis (sering pula disebut sindrom kandung kemih nyeri), yang merupakan gangguan peradangan kandung kemih yang sudah masuk ke tahap kronis. Demikian dilansir dari clevelandclinic.org.
 
Sering buang air kecil juga bisa menjadi gejala kandung kemih yang terlalu aktif dan kondisi umum yang mudah diobati. Kondisi-kondisi kesehatan tersebut biasanya disebabkan oleh beberapa masalah, termasuk kerusakan saraf, obat-obatan, infeksi, kelebihan berat badan dan defisiensi esterogen.
 
Jika Anda seorang wanita, kebutuhan untuk sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda organ panggul yang kurang mendapat support, seperti kandung kemih. Kondisi ini melibatkan kandung kemih yang jatuh ke dalam lubang vagina, karena otot-otot dasar panggul yang lemah. Hal tersebut biasanya terjadi setelah melahirkan.
 
Beberapa orang juga sering buang air kecil di malam hari ketika usia mereka bertambah.
 
"Orang-orang akan memiliki peningkatan frekuensi buang air kecil seiring dengan bertambahnya usia mereka. Tetapi, kebanyakan orang di atas usia 60 tahun jarang terbangun lebih dari dua kali dalam semalam untuk buang air kecil. Jadi, sering buang air kecil di malam hari bagi mereka bisa berkaitan dengan indikasi kesehatan secara keseluruhan," ujar seorang ginekolog, Dr. Raymond Rackley, MD.

Leave a Comment