Penting! Lindungi Anak-anak Tercinta dari Bahaya Mainan

Bagi orang tua, melihat anak-anak tersenyum senang dan gembira akan membuat hati bahagia. Apalagi jika anak-anak diberikan hadiah berupa mainan yang menjadi favorit mereka.

Berbicara masalah mainan, orang tua pasti akan memilih mainan yang bagus dan berharga mahal.

Tapi tahukah Anda bahwa memilih mainan untuk anak-anak itu tidak semudah yang dibayangkan. Faktor bagus dan mahal saja dalam memilih mainan untuk anak-anak tidak cukup.

Ada faktor keamanan yang harus dipertimbangkan dalam memilih mainan untuk anak-anak.

Faktor keamanan untuk mainan anak-anak menjadi hal penting. Karena jika diabaikan akan mengancam keselamatan anak-anak.

Agar anak-anak masih bisa bermain dengan mainan mereka dengan gembira tanpa mengorbankan keselamatannya, Anda bisa mengikuti panduan penting berikut ini.

1. Hindari mainan yang berujung lancip atau bertepi tajam.

2. Pisahkan mainan anak-anak sesuai dengan usianya. Misal, mainan untuk mereka yang usianya 7 tahun dari yang bayi dan balita.

3. Anak-anak cenderung suka melempar atau membanting mainan. Karena itu pilih mainan yang kuat yang tidak mudah lepas, pecah atau bagiannya bergeser.

4. Beli mainan yang sesuai dengan usia anak. Selalu biasakan baca label yang tertera pada mainan. Jika tidak direkomendasikan untuk usia anak Anda, jangan memaksa untuk membelinya meski bentuknya lucu dan warnanya menarik.

5. Cari mainan yang bisa dicuci atau mencantumkan kata-kata 'non-toxic' atau 'tidak beracun' pada labelnya. Hal ini karena anak-anak, balita khususnya, suka memasukkan mainan ke dalam mulut mereka.

6. Hindari anak bayi dan balita tercekik mainan dengan memilih mainan yang tidak memiliki bagian yang ukuran diameternya kurang dari 4 centimeter. Cara mudah mengukurnya adalah mainan yang bisa masuk ke gulungan kertas toilet kosong adalah bahaya, karena anak bisa tersedak. Mainan yang demikian itu harus dijauhkan dari jangkauan mereka.

7. Mainan yang memiliki bagian berbentuk biji atau pelet harus dihindari juga. Karena bayi bisa tersedak atau mati lemas jika ada biji atau pelet yang keluar dari mainan dan masuk ke mulut anak Anda.

8. Untuk bayi dan balita, hindari membeli mainan yang memiliki tali, pita, atau kabel karena bisa mencekik leher mereka jika tidak diawasi saat menggunakannya.

9. Jangan berikan balita Anda mainan berbentuk pistol atau mainan yang bisa melontarkan benda lainnya. Bahkan jika mainan itu melontarkan benda yang empuk seperti plastik atau karet. Karena benda yang dilontarkan bisa mengenai mata atau masuk ke dalam mulut anak Anda.

10. Sebaiknya tidak membeli mainan yang menggunakan listrik untuk menjalankannya. Jika mainan memakai baterai, beli mainan yang sudah direkomendasikan pemerintah atau lembaga yang berwenang merekemondasikan keselamatan anak-anak. Jangan pernah membiarkan anak bermain dengan mainan yang kabelnya terkelupas atau telanjang karena bisa kesetrum.

11. Tidak hanya mainannya, tempat untuk menyimpan mainan juga harus diperhatikan. Sebab, anak-anak bisa mencongkel dengan jari kecilnya atau memanjat lemari tempat menyimpan mainan mereka.

12. Bagi yang menggunakan ayunan atau buaian untuk menaruh bayi atau balitanya, usahakan tidak menaruh mainan yang memiliki tali, kabel, kawat, pita di atasnya. Masalahnya, jika mainan-mainan itu jatuh, bisa membelit leher bayi Anda.

Itulah 12 tips yang perlu diperhatikan agar anak-anak bisa bermain dengan aman dan orang tua pun bisa tenang.



Leave a Comment