Menguak 5 jenis kanker langka yang jarang diketahui

 

Simbol pita merah muda untuk kanker, pita biru untuk usus besar, dan pita putih untuk paru-paru. Kesadaran akan bahaya kanker memang penting. Hanya saja, perlu kita akui bahwa jenis kanker yang harus diwaspadai tak hanya terbatas pada jenis kanker yang telah dilambangkan dengan simbol pita tersebut.

Jauh dari apa yang kita bayangkan, ternyata ada beberapa jenis kanker yang berkeliaran di luar sana dan jauh dari pemahaman kita. Salah satu penyebabnya adalah beberapa jenis kanker tersebut memang sangat langka terjadi.

 

Sehingga tak heran jika jarang diperdengarkan dan bahkan mengalami kesulitan dalam hal penelitian untuk menemukan obat yang tepat. Nah, agar kita lebih sadar pada bahaya kanker yang mengintai, berikut beberapa jenis kanker langka yang jarang diketahui seperti yang dilansir melalui prevention.

 

 

 

 

1.Kanker kaki

Mungkin kamu tak pernah berpikir bahwa sel kanker bisa menyerang kaki. Karena jenis kanker ini memang jarang terjadi, maka tak heran jika banyak orang yang mengetahui keberadaannya.

Bryan Markinson, seorang ahli podiatric di New York menekankan tentang beberapa gejala kanker kaki. Tahi lalat, sensasi yang aneh, kusam dan rasa sakit pada kaki merupakan gejala yang dimunculkan. Hanya saja, gejala itu tak spesifik karena bisa saja gejala tersebut menunjukkan gangguan pada tulang, pembuluh darah, saraf atau bahkan kanker kulit.

Kanker kulit adalah jenis yang paling umum dari kanker kaki. Melanoma kaki menyumbangkan 3-5 persen dari semua kasus melanoma. Kasus terbanyak disebabkan oleh faktor genetik, karsinogen lingkungan dan paparan sinar matahari.

 

2.Kanker vagina

Seiring dengan pertambahan usia, sel-sel dalam vagina juga berubah dan memiliki kemungkinan untuk menjadi kanker. Untungnya jenis kanker vagina ini sangat jarang terjadi.

Sejauh ini, jenis kanker yang paling umum terjadi adalah karsinoma sel skuamosa. Ini adalah sejenis kanker kulit yang menyumbang pada 80 persen dari kasus kanker vagina. Secara perlahan sel ini berkembang di dekat leher rahim dan paling sering muncul setelah menopause.

Tumor yang muncul menyerupai benjolan kecil atau luka dan biasanya hanya bisa disembuhkan melalui operasi. Kehadiran kutil kelamin (human papillomavirus) akan meningkatkan risiko untuk jenis kanker vagina. Kamu perlu melakukan pemeriksaan pada dokter kandungan jika kamu menemukan iritasi tak biasa, atau pendarahan.

 

3.Kanker kelenjar ludah

Enzim-enzim yang dihasilkan oleh kelenjar ludah memainkan peranan penting dalam pencernaan makanan dan menangkal infeksi. Dalam kasus yang langka (1:100.000 orang), kanker berkembang di kelenjar ludah.

Gejala yang dimunculkan seperti mati rasa, lemas pada bagian wajah, atau muncul benjolan pada telinga, pipi, rahang, atau daerah mulut. Jika telah diketahui sejak dini, maka kanker ludah memiliki tingkat ketahanan hidup lebih dari 5 tahun dengan kemungkinan hingga 90 persen.

Sayangnya, kemungkinan itu hanya harapan kosong jika kanker terkuak pada tahap yang parah. Pengobatan yang dilakukan meliputi radiasi dan pembedahan. Kabar buruknya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Cancer Epidemiology, Belanda menunjukkan hal yang mengecewakan.

Ternyata, kedua pengobatan tersebut belum mampu melakukan penyembuhan yang pasti bagi penderita kanker kelenjar ludah. Kanker ini lebih sering menjangkit pria, terutama yang memiliki riwayat terkena paparan zat radioaktif di tempat kerja.

 

4.Chordoma

Chordoma adalah jenis kanker tulang yang ditemukan pada area tengkorak dan tulang belakang. Penyakit ini tergolong langka karena hanya satu dari satu juta orang tiap tahun yang terdiagnosis penyakit ini.

Chordoma tumbuh dari sisa-sisa kecil dari tulang rawan yang tersisa ketika kita masih berada dalam rahim. Mengingat penyakit ini sangat langka, maka sangat sulit untuk mempelajari penyebab kanker ini.

Hanya satu yang dipastikan para ahli bahwa penyakit ini bukan disebabkan oleh faktor genetik. Chordoma tumbuh secara perlahan namun agresif. Kanker ini sering menyebabkan sakit kepala, sakit pada leher, penglihatan yang tak jelas (ganda), hilangnya fungsi usus dan kandung kemih, serta kesemutan pada lengan dan kaki.

 

5.Mesenchymal Chondrosarcoma

Ini adalah jenis kanker yang menyerang tulang rawan. Kanker ini tergolong langka karena hanya terjadi pada satu di antara 1000 kasus dalam literatur medis yang dilaporkan sejak tahun 1959.

Kanker ini cukup agresif karena menyebar cepat ke organ-organ tubuh dan kelenjar getah bening. Sekitar 66 persen kasus mesenchymal chondrosarcoma terjadi pada tulang. Ini terutama terjadi pada tulang belakang, tulang rusuk, dan rahang. Kanker ini juga bisa muncul dalam lemak dan otot.

Karena memiliki kemungkinan muncul di seluruh bagian tubuh, sulit menentukan gejala. Jika kanker muncul di dekat tulang belakang, maka ini dapat menyebabkan kelumpuhan atau kehilangan kemampuan menerima rangsangan sentuhan.

Leave a Comment