Ini Sebabnya Mengapa Hidung 'Meler' Setelah Anda Makan Makanan Pedas

Setelah makan makanan pedas, tak sedikit orang mengeluhkan muncul cairan mirip ingus dari hidungnya alias 'meler'. Jangan khawatir, kondisi ini wajar kok.

Pembaca acara HowStuffWorks, Lauren Vogelbaum, menjelaskan bahwa kandungan capsaicin dan allyl isothiocyanate yang terdapat pada cabai memiliki kemampuan untuk membuat selaput hidung menghasilkan lebih banyak lendir. Capsaicin juga mampu 'mengikat' protein dalam indra perasa yang bertanggung jawab untuk merasakan sensasi panas di lidah.

"Ketika ikatan ini terjadi, neuron sensorik Anda mengirim pesan berupa rasa nyeri ke otak. Hal ini dilakukan untuk membuat Anda sadar bahwa ada sesuatu yang panas," imbuh profesor kimia di University of Cincinnati, Christopher Gulgas, Phd, seperti dikutip dari Men's Health.

Dilanjutkan oleh Vogelbaum, capsaicin juga cenderung 'mengiritasi' selaput lendir di mulut, hidung, tenggorokan, dan sinus. Selaput lendir adalah lapisan yang melindungi paru-paru dari agen infeksi seperti jamur, bakteri dan virus.

Nah, ketika Anda mengonsumsi makanan pedas dan capsaicin menimbulkan reaksi pada selaput hidung, maka lendir akan diproduksi lebih banyak sebagai mekanisme pertahanan alami tubuh. Ini adalah cara tubuh untuk mencegah sensasi nyeri dan panas yang ditimbulkan oleh capsaicin mencapai sistem pernapasan.

Menurut Vogelbaum, reaksi ini justru sebenarnya membantu seseorang beradaptasi dengan sensasi pedas dari cabai, seperti dikutip dari Medical Daily.

Selain membuat hidung menjadi meler, makan makanan pedas juga dapat membuat lidah terasa seperti 'terbakar'. Jika kondisi ini terjadi, jangan langsung banyak-banyak minum air karena hampir tak berpengaruh untuk mengurangi sensasi panasnya.

"Cobalah mengunyah es batu. Sensasi dinginnya akan membuat sensor nyerinya mati beberapa saat. Jika tidak ada, mengunyah roti juga bisa dilakukan. Roti dapat menyerap cairan di mulut Anda, yang dapat membantu pelepasan molekul capsaicin dari reseptor di lidah," tutur Gulgas.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi susu atau olahannya. Protein dalam produk susu yang disebut kasein mampu mengikat capsaicin dan mengeluarkan senyawa yang penghasil nyeri tersebut keluar dari lidah. Menurut Gulgas, capsaicin akan terbawa masuk hingga ke sistem pencernaan.

Leave a Comment