Hati-hati, Sulit Tidur Picu Risiko Gagal Jantung

 

Memiliki masalah gangguan tidur atau insomnia menjadi salah satu pemicu munculnya penyakit lain seperti gagal jantung.

Dikutip dari iSenin 18 Januari 2016 sebuah studi yang melibatkan 54.270 orang berusia 20 hingga 89 tahun menunjukan penderita gagal jantung rata-rata mengalami tiga gejala insomnia.

 

"Di dalam penelitian tersebut diketahui penderita insomnia mengalami peningkatan risiko gagal jantung. Orang yang menderita tiga gejala insomnia secara bersamaan berada pada risiko jauh lebih tinggi dari pada orang yang tidak memiliki gejala atau hanya satu atau dua gejala," ungkap Peneliti di Department of Public Health, Norwegian University of Science and Technology, Dr Lars Laugsand.

 

Namun Lars menekankan jika penelitian tersebut hanya menunjukan insomnia meningkatkan risiko gagal jantung bukan penyebab utamanya.

 

Gagal jantung dikenal dengan nama cardiac arrest yakni gangguan kontraksi otot ruang jantung bagian bawah (ventrikel) yang berdetak secara ekstrem dari 400 hingga 600 kali per menit atau 4 sampai 6 kali lebih cepat dari biasanya.

 

Kasus ini terjadi karena adanya penyumbatan di daerah jantung, sehingga bilik jantung berdenyut terlalu cepat dan tidak teratur, sehingga terpaksa berhenti.

Leave a Comment