Bahan Alami untuk Lindungi Bayi dari Gigitan Nyamuk

 

Nyamuk adalah jenis serangga yang sering kali menjadikan bayi sebagai target utamanya. Untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk, gunakan bahan alami ini! Apa bahan alami yang di maksud? Baca selengkapnya di sini.

 

Nyamuk adalah golongan serangga yang menghisap darah manusia untuk dapat mempertahankan hidupnya. Nyamuk menghisap darah untuk mengambil protein yang ada di dalam darah manusia agar mereka dapat tetap hidup.

Nyamuk tidak pandang bulu dalam menentukan target yang akan diserangnya. Orang tua, usia dewasa, anak-anak, bahkan bayi pun turut menjadi target incaran sang nyamuk.

Nyamuk yang menggigit kulit sering kali menyebabkan area tersebut menjadi gatal. Rasa gatal akibat gigitan nyamuk ini kemudian bisa berubah menjadi luka jika digaruk secara terus-menerus, apalagi bila terjadi pada bayi yang masih belum bisa melindungi dirinya sendiri.

Melindungi diri dari ancaman gigitan nyamuk sebenarnya bisa dilakukan dengan obat losion antinyamuk yang banyak dijual bebas di pasaran. Namun, losion tersebut tidak disarankan untuk bayi karena dapat mengakibatkan kulit bayi menjadi iritasi karena memiliki berbagai kandungan bahan kimia di dalamnya.

Selain losion, ada juga obat antinyamuk bentuk semprot. Obat antinyamuk bentuk semprot ini pun dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi bayi karena dapat menyisakan racun pada saluran pernapasan bayi, begitu pula dengan jenis antinyamuk bakar. Menghirup satu antinyamuk bakar setara dengan menghirup asap rokok 100 batang. Jadi, bisa Anda bayangkan betapa bahayanya jika Anda menggunakan obat antinyamuk bakar untuk melindungi bayi dari ancaman gigitan nyamuk.

Lalu, bagaimana cara aman untuk lindungi bayi dari gigitan nyamuk?

Untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk, Anda dapat menggunakan minyak yang berasal dari serai. Minyak serai ini diyakini aman untuk dioleskan pada kulit bayi.

Serai, atau yang dikenal dengan lemongrass, adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan. Minyak serai diperoleh dengan cara menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai deodoran, teh herbal, perawatan kulit, aroma wewangian, obat antiserangga dan bisa juga sebagai aromatherapy.

Penelitian yang melakukan perbandingan antara permen yang diolesi minyak serai dengan yang tidak menunjukkan bahwa permen yang diolesi minyak serai, setelah didiamkan selama 15 menit dalam jarak berdekatan, tidak didatangi oleh serangga satu jenis pun, sehingga dengan kata lain, minyak serai ini mampu digunakan sebagai obat antiserangga yang alami dan aman untuk digunakan pada bayi.

Sebenarnya, apa yang membuat serai memiliki efek antiserangga?

Kandungan pada serai yang dapat membuatnya menjadi antiserangga adalah Citral dan Citronela. Citral dan citronella memiliki sifat antijamur, antimikroba dan antiserangga.

Oleh karena nyamuk adalah golongan serangga, maka dapat disimpulkan bahwa minyak serai ini dapat Anda jadikan pilihan untuk melindungi bayi Anda dari ancaman gigitan nyamuk yang bisa terjadi kapan saja.

Leave a Comment