AWAS..Jangan Bakar Plastik Mulai Sekarang, Ini Bahayanya

 

Membakar sampah plastik ternyata berisiko besar bagi kesehatan. Apa saja dampak buruknya? Simak selengkapnya di sini.

 

Plastik telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tanpa kita sadari, kita kerap menggunakan kantong plastik, botol minuman plastik, dan benda-benda yang terbuat dari plastik lainnya.

Hal ini menyebabkan jumlah sampah plastik di lingkungan kita semakin bertambah dari hari ke hari. Dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengurai sampah plastik secara alami, sehingga tak jarang masyarakat kita yang melenyapkan sampah plastik dengan cara membakarnya.

Lantas, apakah hal tersebut aman? Apa dampak membakar sampah plastik terhadap kesehatan?

Ternyata membakar plastik sangat berbahaya bagi kesehatan. Ketika kita membakar plastik, tanpa kita sadari terjadi pelepasan beberapa zat berbahaya ke udara seperti karbon monoksida, dioksin dan furan, volatil, dan partikel lainnya. Zat-zat tersebut sangat rawan untuk tubuh kita.  

Berikut akan diuraikan dampak kesehatan dari masing-masing zat yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik:

  • Karbon monoksida

Karbon monoksida merupakan salah satu jenis zat yang sangat berbahaya bila terhirup dalam jumlah banyak. Karbon monoksida menyebabkan pusing dan sakit kepala. Selain itu, karbon monoksida dapat menimbulkan gangguan penglihatan dan penurunan kesadaran.

  • Dioksin dan furan

Kedua zat ini telah terbukti dapat memicu kanker. Zat ini juga dapat menyebabkan kecatatan janin jika dihirup oleh ibu hamil. Salain itu, dioksin dan furan dapat mempengaruhi sistem reproduksi dan hormon dalam tubuh seperti mempercepat pubertas pada anak perempuan dan meningkatkan risiko kanker testis pada laki-laki. Peneliti telah melakukan riset mengenai dampak dioksin pada burung. Hasilnya menunjukkan bahwa dioksin dapat mengubah perilaku seksual burung jantan menjadi betina. Bisa jadi ini juga dapat terjadi pada manusia walaupun hal ini perlu diteliti lebih mendalam.

  • Volatil

Zat ini ini dapat menyebabkan berbagai masalah mulai dari kanker hingga masalah sistem saraf. Volatil juga bisa menimbulkan berbagai gangguan pernafasan seperti iritasi saluran napas, asma, dan penyakit paru-paru kronis.

Melihat tingginya risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan dengan membakar sampah plastik, tentunya kita harus mencegah pembakaran sampah baik di ruang tertutup maupun di ruang terbuka. Dampak ini tidak hanya dapat kita rasakan sendiri, namun tentunya juga berbahaya bagi orang-orang di sekitar tempat tinggal kita.

Cara terbaik yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan bahan plastik seperti yang sedang dikampanyekan oleh pemerintah pada beberapa waktu ini. Kurangnya penggunaan plastik akan menurunkan jumlah sampah plastik di lingkungan kita. Selain itu, kita harus bijak dalam mengelola sampah plastik. Pisahkan sampah plastik dengan sampah organik untuk membantu para petugas kebersihan mengelola sampah plastik untuk keperluan daur ulang. Dengan melakukan hal tersebut, artinya kita peduli terhadap kesehatan lingkungan dan kesehatan tubuh kita sendiri.

Leave a Comment