Awas, Kecoak Bisa Bikin Alergi Kambuh

 

Selama ini kecoak dianggap sebagai serangga yang menjijikkan. Selain menyebarkan bakteri, ternyata mereka juga bisa membuat alergi kambuh!

 

Kecoak merupakan hewan pemakan bangkai, maksudnya kecoak akan keluar dari tempat persembunyian untuk mencari makanan dan mengumpulkannya untuk dimakan dalam beberapa hari kemudian. Jika mereka tidak dapat menemukan makanan, mereka akan terus mencari sampai menemukannya. Ini yang sering kali membawa mereka ke rumah Anda.

Kecoak berkembang biak dalam kondisi hangat dan menyukai tempat-tempat yang gelap. Karenanya, Anda tidak mungkin menemukan kecoak merangkak di tempat terbuka dengan cahaya yang terang. Bahkan jika ada banyak kecoak di satu ruangan, ketika Anda menyalakan lampu, mereka akan menyebar.

Yang khas dari kecoak adalah jika mereka menemukan banyak  remah makanan atau sisa makanan di dalam suatu tempat, mereka akan cenderung menjadikan tempat itu sebagai “rumah”. Mereka juga akan mendatangi tempat-tempat sampah yang ada di sekitar mereka.

Lantas, bagaimana kecoak dapat menyebabkan alergi?

Ke manapun kecoak pergi, mereka akan meninggalkan jejak keberadaan mereka. Entah tinja, air liur, atau bahkan bagian dari tubuh mereka yang jatuh. Persis seperti tungau atau debu, bagian-bagian dari kecoak ini mengandung protein tertentu atau alergen yang dapat menyebabkan alergi.

Selain protein, kecoak juga membawa patogen dalam tubuh mereka. Hal yang menakutkan adalah bahwa kecoak dapat menyebarkan beberapa penyakit serius. Salmonella typhi, yang menyebabkan tifoid, telah ditemukan pada kecoak. Poliomyelitis yang menyebabkan polio juga telah ditemukan pada serangga ini. Mereka juga dapat menyebabkan disentri, penyakit yang memicu diare parah termasuk perdarahan.

Leave a Comment