Anda Tak Ingin Mandul? Jangan Gunakan Celana Dalam Ini

 

ANDA tentuntunya mengetahui bahwa kualitas sperma yang baik tergantung dari makanan yang dikonsumsi, gaya hidup serta pakaian yang dikenakan.

 

Jika gaya hidup Anda yang tidak sehat dan makan makanan yang sembarangan, seperti junk food memang dapat merusak kualitas sperma. Namun, mengapa cara berpakaian juga bisa membuat Anda mandul?.

 

Ternyata, cara berpakaian yang dimaksud adalah penggunaan celana terutama celana dalam yang terlalu ketat.

 

Buah zakar seorang pria berfungsi membentuk dan menampung mani yang berisi sel-sel sperma, sebelum dikeluarkan melalui penis saat ejakulasi.

 

Sel-sel sperma ini terbentuk atas asam amino (seperti yang membentuk protein) yang sangat rentan dan mudah rusak terhadap panas dan asam.

 

saat seorang pria menggunakan celana dalam atau celana luar yang ketat, sirkulasi udara di daerah mr. P sangat minim.

 

Akibatnya, panas dari tubuh tentunya tidak akan pergi ke mana-mana. Daerah sekitar selangkangan akan menjadi panas, hal itu juga berpengaruh terhadap proses pembentukan sperma.

Karenanya, sebisa mungkin hindarilah pemakaian celana dalam yang ketat, terutama jika aktivitas yang menuntut Anda untuk duduk dalam waktu lama. Hindari pula celana dalam yang ketat ketika sedang berolahraga.

 

Gunakan celana dalam yang longgar dengan bahan yang menyerap keringat seperti bahan katun. Hal ini dapat menjaga kesehatan dan kualitas sperma menjadi lebih baik.

Menjaga kualitas sperma baik juga dapat dilakukan setiap hari, mulai dari menjaga gaya hidup sehat, tidak merokok yang bisa membuat sperma rusak dan memengaruhi pergerakannya, rajin berpuasa, asupan gizi makanan yang seimbang, istirahat yang cukup, penyesuaian aktivitas dan waktu berolahraga, serta pengendalian diri dari rasa stress yang berlebihan.

 

Anda juga bisa berjemur untuk membantu menyehatkan sperma, Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 340 pria di Denmark menemukan bahwa vitamin D, yang diproduksi tubuh saat terkena sinar matahari, meningkatkan kualitas sperma.

Sinar matahari adalah sumber utama vitamin D yang membantu mengatur tingkat kalsium dan fosfor untuk menghasilkan tulang yang sehat.

 

Konsumsilah juga buah pisang. Seorang ahli urologi di Singapura menyatakan, konsumsi pisang setiap tiga hari dapat meningkatkan kesuburan pria.

Kandungan magnesium di dalamnya mampu merangsang produksi sel sperma lebih banyak. Selain pisang, buah mangga, bayam, wortel, kacang – kacangan, aprikot dan alpukat tidak hanya enak, tetapi akan membuat sperma menjadi lebih kuat.

 

Rutinlah meminum secangkir teh setiap hari atau mengkonsumsi buah serta bahan makanan lain yang kaya vitamin E dan betakaroten seperti, labu, wortel, bayam, peterseli, minyak sayur, alpukat, kacang-kacangan, dan beberapa biji bijian lainnya untuk kualitas sperma terbaik.

Leave a Comment